Senin, 27 Januari 2020
Minggu, 26 Januari 2020
INNER CHILD YANG KECEWA
Berulang kali menyimak curhatan dan menelusuri masalah individu ternyata masalah seringkali bermuara pada masa lalu, terutama masa lima tahun pertama dalam kehidupan seorang individu.
Seorang ibu yang kesulitan untuk menghandle putranya yang berusia 5 tahun datang pada saya. Ia selalu emosi dan sulit untuk menahan diri untuk tidak memukul dan mencubit putranya terutama saat putranya tidak menurut apa yang diperintahkan atau mengganggu adiknya yang masih bayi.
Sampai pada suatu hari, ketika si putranya menyikat toilet setelah BAB (tanpa disiram) sikat, toilet, lantai juga badan si anak pun menjadi kotor. Sang ibu pun marah besar. Ia memukul dan mencubit anaknya. Sementara sang anak memandang dengan bingung, marah dan kesakitan. Apa yang salah dengan saya? Padahal saya bermaksud untuk menolong bunda membersihkan toilet?
Melihat tatapan mata anaknya, ibu ini tersentak kaget. Ia menyadari bahwa kemarahannya salah tempat. Pukulan dan cubitannya salah alamat. Ia kuatir, anaknya akan menyimpan dendam dan kebencian padanya sebagai seorang ibu.
Saat ditelusuri ke belakang ke masa lalunya. Nyatalah bahwa ternyata ada "anak kecil" yang marah dan kecewa di dalam jiwa si ibu. Kemarahan dan kekecewaan yang belum tuntas dan terbawa hingga dewasa. Yang secara tidak sadar menyebabkan si ibu mengulangi kejadian yang sama persis seperti saat ia dimarahi orangtuanya dulu, padahal ia bermaksud baik untuk membantu.
Unfinished bussiness ini yang perlu diselesaikan, karena bila tidak, maka akan menjadi "lingkaran setan tak berujung" dan terus diturunkan dan berlanjut kepada anaknya.
Yeti Widiati S 250915
KECEPATAN PERKEMBANGAN
Cukup 1 (satu) aspek perkembangan terlambat untuk mengurangi kecepatan kematangan individu
3 kelompok besar Aspek Perkembangan Manusia, yaitu
- Fisik,
- Kognitif dan
- Psikososial.
- Fisik,
- Kognitif dan
- Psikososial.
CEMAS
'Cemas' adalah rasa takut pada sesuatu yang belum terjadi, namun dipersepsi sebagai ancaman.
Jadi bagaimana menghadapi cemas?
- Terima perasaan cemas tersebut
- Munculkan semua pertanyaan
- Jawab/cari solusi dari pertanyaan tersebut
- Ambil keputusan
- Serahkan pada Allah dan ikhlaskan apa yang terjadi.
JIKA REMAJA ITU BURUNG
"Empty Nest", adalah istilah yang digunakan dalam Psikologi Perkembangan (Hurlock) untuk menggambarkan keadaan saat anak-anak sudah dewasa dan pergi dari rumah untuk membangun sendiri rumah tangganya. Orangtua biasanya berada pada masa dewasa akhir/tua, sudah pensiun dan kerap merasa kesepian karena tak ada lagi anak-anak yang biasanya diurus.
Langganan:
Postingan (Atom)
"KESEMPATAN", KEBUTUHAN ANAK UNTUK BERKEMBANG DAN MANDIRI - yws
Memberikan "Kesempatan" pada anak, bagi sebagian orang tua adalah mudah, tapi sebagian lainnya merasa berat memberikannya. Saya ...
-
Ketika Beban seperti Sebongkah Batu Ada orang yang memandang beban dalam hidup seperti bongkahan batu besar yang harus dibaw...
-
PRECIOUS GIFT FROM ALLAH Catatan 6: Berubah dan beradaptasi tanpa henti … (True story based longitudinal experiences) Putri saya ya...
-
RESILIENSI - yws (Konteks sembuh dari kejadian buruk dan trauma) Coba kita lemparkan bola tenis ke lantai yang keras, maka ia akan memantul ...






